Cerita Sex: Menggilir Pipit Sampai Puas


Cerita sex ini sebagian pengalamanku dengan tiga sahabatku dulu. Kami bertiga rutin ngumpul bersama sebagai kawan satu geng. Serta kami bertiga sama-sama suka dengan fantasi sex liar. Mulanya kami hanya coba-coba meperbuat eksperimen seksual. Sebab sukses akhirnya kami bertiga sehingga ketagihan.

Ketiga kawanku itu merupakan Santi, Ian serta Heru. Santi merupakan satu-satunya kawan kami yg perempuan tapi dirinya jago ilmu hipnotis. Mulanya cuma ide iseng untuk menghipnotis perempuan cantik untuk kemudian kami kerjain dengan cara seksual beramai-ramai serta kami bikin dokumentasinya. Sekedar untuk berbahagia-bahagia. Sebelum akhirnya ini sehingga kegiatan rutin kami.

Aq Miko, usia 29 thn. Aq serta ketiga kawanku tidak jarang meperbuat kegiatan ini untuk bahagia-bahagia serta mengisi waktu luang. Santi biasanya sehingga orang pertama yg mendekati korban. Maklumlah tidak hanya jagi hipnotis, dirinya juga perempuan. Sehingga kalau dirinya PDKT, korban tdk bakal curiga.

Malam itu semacam biasa kami lagi nongkrong di suatu  kafe sekalian liat-liat siapa tau ada korban untuk memuaskan hasrat seksual kami. Tidak lama Ian menonton seorang gadis duduk sendirian di poIank kafe. Ia sibuk dengan blackberry nya.
“wah ada mangsa ni kayaknya” bisik Ian padaku.

Kami semua menoleh ke arah gadis itu. Penampakannya biasa saja. Menggunakan t shirt serta celana jins. Wajahnya berparas manis, dengan rambut sepundak. Usianya kutaksir kurang lebih 25 tahun. Tapi bodynya lumayan seksi serta berisi. Seusai rembukan kami sepakat untuk menantikan bebrapa saat lagi. Barangkali dirinya sedang menantikan kawannya.
30 menit hampir berlalu, gadis itu tetap duduk sendirian. Akhirnya kami sepakat bahwa inilah mangsa kami malam itu. Santi semacam biasa menjalankan aksinya. Ia nyamperin gadis itu, kenalan serta mengajaknya ngobrol ngalor ngidul, entah apa yg dibicarakan mereka tapi saat ini mereka tampak bersahabat ngobrol.

Tak lama, Santi mengirim aku BBM. “aman” katanya. Itu berarti kami wajib segera cari kamar di hotel yg letaknya tidak jauh dari kafe. Tepat di seberang kafe ini. kami pun bergegas. Aku, Ian serta Heru segera mengurus cekin di kamar hotel tersebut.
Komunikasi kami dengan Santi terus berlangsung melewati BBM. Dari BBM Santi, kami ketahui gadis itu merupakan karyawati bernama Pipit, usia 27 tahun serta tdk sedang menantikan siapa-siapa. Dengan performa hipnotisnya, Santi dengan mudah mengorek info soal Pipit.

20 menit kemudian semuanya telah siap. Dengan segala ilmu sirepnya akhirnya Santi sukses mengangkat Pipit ke hotel. Kami semua telah siap di kamar. Pintu diketok serta masuklah Santi serta Pipit. Dari penampakannya, Pipit terbukti berwajah cantik. Senyumnya manis, kulitnya putih bersih. Aku tidak sabar membayangkan apa yg ada dibalik kaos serta celana jinsnya. Dari luar saja bodynya telah keliatan seksi.

Biasanya dalam mengerjai korban, kami menghipnotis korban untuk mau sehingga model bintang iklan alias sinetron. Dengan dalih wawancara, korban kami buat tidak sadar untuk menuruti semua kehendak kami melampiaskan nafsu seksual kami.
Pipit yg cantik itu duduk di kursi samping kasur. Wawancara kami mulai. Kamera video aku arahkan padanya serta mulai merekam.
“udah punya pacar belum Pit?” tanyaku
“lagi nggak ada, dulu sempat punya tapi kini putus,” kayanya sambil senyum manis.
“wah secantik ini kok tetap sendiri?”
Pipit cuma tersenyum saja tidak menjawab.
“sama pacarnya telah sempat ngapain aja? tentu udah sempat ciuman dong?” tanyaku menggoda.
“iya pernah… kami rajin ML juga kok tiap bulan” jelasnya
“wah udah pengalaman dong ni?… posisi ML yg paling suka apa Pit?”
“mmmm…aku suka banget doggy serta dijilatin vag|na aku. Rasanya enak banget.” Pipit bercerita tanpa canggung sedikitpun. Maklum saja ia sedang dibawah pengaruh hipnotis Santi.
Seusai sedikit sesi wawancara basa busuk yg menggoda, Pipit aku suruh duduk di ranjang. Tapi sebelumnya Ian menyuruhnya untuk melepas celana jinsnya. Pipit pun menurut sebab tetap berada di bawah pengaruh hipnotis Santi.
Ia memelorotkan jins nya serta tampak pahanya yg mulus serta sekel itu. Ia menggunakan cd warna abu abu yg keliatannya juga telah agak kendor kaena agak melorot posisinya. Belahan pantatnya sedikit keliatan. Membikin penisku mulai menegang keras.
Ian mengambil alih kamera. Aku yg bakal kerjain Pipit di ranjang. Sambil tetap ngajak ngobrol, aku mulai meraba pahanya yg mulus itu.
“kamu cantik serta seksi sekali ya, mantan pacarmu tentu puas banget dulu ML sama kamu” kataku
“nggak mas dirinya justru lari ke perempuan lain yg katanya lebih seksi” kata Pipit
“ah mana mungkin.. kalian juga seksi kok. Coba buka bh kamu” kataku.
Pipit pun melepas kaosnya serta juga bh nya. Saat ini tampaklah toket seksi ukuran 34c menggantung di dadanya. Aku tidak buang peluang. aku segera remas remas sambil mengecup puting susunya yg mengacung runcing itu.
“tuh toket kalian aja seksi banget. Boleh ya aku cium cium lagi” godaku
Pipit hanya mengangguk sambil tersenyum. Desahan nikmat segera keluar dari mulutnya saat aku mulai menjilati toketnya sambil sekali sekali menggigit kecil putingnya. Tanganku mulai turun ke pahanya serta mulai mengelus elus meqinya yg tetap tertutup cd.
“oooohhhh…yyeeeaaa..” Pipit mendesah keenakan dengan pasrah.
Tanpa sadar, Pipit saat ini mulai membuka kedua belah pahanya. Aku pun bebas mengorek meqinya sambil menyusupkan tanganku dibalik cd nya. Kujelajahi meqinya yg tertutup jembut yg agak tebal. Meqinya telah sedikit basah rupanya. Dengan permainan lidahku di kurang lebih puting susunya serta memainkan klitoris, vag|na Pipit kurasakan terus becek.
Tak kusia-siakan peluang ini. aku mulai masukan jariku ke dalam meqinya. Ia mulai agak keras mendesah pantatnya mulai naik turun.
Cewek 27 tahun ini lumayan juga, nafsunya gede sebab meqinya cepat sekali basah.
Tanpa sadar, Pipit kini mulai merebahkan dirinya di kasur. Aku tarik cd nya serta kini Pipit dalam keadaan bugil. Aku buka kedua kakinya lebar lebar. Meqinya terkesan tetap rapet serta dikelilingi jembut hitam yg lumayan lebat. Tidak apalah, aku suka meqi dengan jembut tebal.
Aku buka sedikit meqinya serta kujilati dengan ganas. Pipit terus keloIantan. Pantatnya terus naik turun.
“ooooooohhh…sssshhhhh…aaaaaaaaaahhhhhhh” Pipit meracau tidak karuan.
Tanganku saat ini sambil meremas kedua toketnya. Pipit kelojotan tidak karuan, kepalanya menggeleng geleng ke samping. Tangannya saat ini menekan kepalaku ke meqinya. Aku terus menjilatinya dengan ganas. Klitorisnya aku mainkan dengan lidahku serta kusedot sambil kadang aku gigit.
Tak lama, tubuh Pipit mengejang, pantatnya naik turun serta kedua pahanya mengapit kepalaku yg tetap asyik menikmati meqinya. Nampaknya Pipit telah orgasme duluan. Aku segera mengubah posisi. Aku saat ini melepas semua pakaianku. Pipit tampak bengong menonton penisku yg telah menegang keras dengan urat-urat dipinggirnya.
Aku menggesek-gesek penisku pada bibir meqinya yg telah basah membanjir. Zzllleebb.. penisku masuk dengan mudah ke liang meqinya. Telah tidak perawan tampaknya gadis ini. tapi dinding meqinya tetap terasa menekan serta memijat penisku. Enak juga rasanya.
Aku memompanya pelan sambil kujilat toked Pipit yg putingnya mengacung keras. Pipit hanya pasrah serta terus melebarkan kakinya yg mengangkang. Aku dengan bebas menciumi lehernya, kupingnya serta mengulum bibirnya. Enak sekali rasanya meqi cewek ini. aku memompa meqinya makin keras serta Pipit terus mendesah nikmat.
Pipit melingkarkan kakinya di pinggulku serta aku terus cepat mengocok meqinya. Tidak lama kemudian spermaku keluar menyembur didalam liang meqinya.
“wah kalian hot banget deh. meqi kalian enak banget rasanya” bisikku serta Pipit hanya terengah-engah sambil tersenyum.
Selanjutnya kami mulai dengan permainan yg lebih hot lagi. Ian sebagai cameramen mengarahkan adegan berikutnya.
“Pipit, kini ada tes buat sinetron. Skenarionya kalian sehingga korban perkosaan. Gimana, kalian dapat perbuat ini? ini penting buat casting kalian nanti” kata Ian
Pipit hanya mengangguk setuju sambil terlentang bugil di kasur.
Meqinya tetap basah kena spermaku yg tidak sedikit serta kental tadi. Santi kemudian menghampiri Pipit dengan pakaian kemeja serta rok mini.
“Pipit, kini kalian pake baju ini ya. Ceritanya kalian karyawati yg diculik pas pulang kantor terus diperkosa sama 3 lelaki”
Pipit kemudian mengenakan pakaian itu. Walau rambutnya tetap random acakan, tapi gadis ini tetap terkesan cantik serta manis. Saat ini ia mengenakan kemeja layaknya cewek kantoran serta rok hitam mini. Di dalamnya ia mengenakan cd nya lagi yg telah kendor.
“belum sempat ngerasain 3some kan?” tanyaku
“belum tuh…” Pipit senyum malu-malu, “kayak apa ya rasanya dikeroyok gitu?”
“Nah makanya tes adegan ini kelak kalian rasain aja sendiri. Nggak menyesal deh. kalian tentu lulus kok asal pasrah aja nikmatin apapun yg kami lakuin serta suruh ke kamu,” jelasku. Ilmu hipnotis Santi terbukti efektif. Hingga saat ini Pipit tetap berada dalam pengaruh sirepnya.
Adegan dimulai. Santi mengarahkan Pipit supaya berakting sebagai korban penculikan untuk sedikit meronta ronta, ketakutan serta menangis. Santi saat ini mengambil alih kamera. Heru berpura-pura sebagai penculik Pipit. Ia menutup mata Pipit dengan kain, menodongkan pisau mainan serta menyeretnya ke kasur. Pipit pun jatuh terlentang. Aku serta Ian tetap berdiri di pojokkan nunggu giliran adegan main.
“heh denger ya cewek sialan, kini lu mau gue perkosa,” akting Heru.
Pipit pun pura pura menangis serta ketakutan. Heru segera menyerang Pipit. Ia merebahkan tubuhnya diatas tubuh Pipit serta langsung melumat bibir serta leher Pipit. Gadis itu meronta ronta. Heru bertambah ganas sambil hebat kemeja Pipit serta terlepaslah kancing kancingnya. Dalam sekejap, Pipit telah telanjang bulat. Heru saat ini melepas semua pakaiannya serta siap menggarap Pipit.
Heru kemudian mengikat kedua tangan Pipit di kedua ujung kasur. Pipit saat ini terlentang tangannya terbelit dengan tubuhnya yg bugil. Heru melebarkan kedua paha Pipit serta langsung menghujamkan penisnya. Aku serta Ian kemudian bergabung. Kami telah telanjang bulat serta siap menggilir Pipit habis-habisan.
Heru memasukkan penisnya ke dalam meqi Pipit serta memompanya keluar masuk. Aku mengarahkan penisku ke wajah Pipit serta menyuruhnya menyepong penisku sementara Ian mengulum toket Pipit sambil meremas-remasnya.
Posisi ini kami perbuat bergantian serta bergantian pula kami menyemprotkan sperma di tubuh Pipit yg terbelit itu. Seusai itu, kami melepaskan ikatan tangan Pipit serta istirahat sebentar. Santi kembali menghipnotis Pipit supaya kesadarannya tdk kembali dulu.
Dalam keadaan tidak sadar, Pipit kembali kami wawancara di depan kamera.
“gimana rasanya Pit? kayaknya kalian tepat nih buat casting sinetron”
“iya mas, rasanya enak kok” jawab Pipit yg kelelahan sambil bugil. Dadanya tetap belepotan sperma.
“coba kasih liat meqi kamu. Kami pingin liat nih” kataku
Kamera kemudian menyorot meqi Pipit yg belepotan sperma. Sebab dientot bergiliran, meqinya saat ini basah serta berwarna merah.
“iya nih… basah banget, abis kalian tadi crot di dalem si” katanya sambil senyum manis.
Seusai lumayan istirahat, kami kembali membujuk Pipit untuk ngesex lagi dengan argumen casting sinetron. Pipit saat ini nungging serta kami menggilirnya lagi dengan gaya doggy.
Menjelang subuh, kami semua telah puas. Pipit teler berat sebab habis kami gilir habis-habisan, ia terlelap kelelahan tetap dalam keadaan telanjang bulat. Serta semacam korban-korban kami lainnya, kami tinggalkan dirinya bugil begitu saja.

Cerita: Sex Tanpa Suami


Tempat tinggalku tertata apik serta enjoy. Ada 1 kamar tifur, dapur, kamar mandi serta ruang tamu. Sepi sekali rasanya nasib sendirian di bulan-bulan pertama. Namun entah kenapa, aq menyukai kesendirian itu. Terlebih lagi, baru hari ini aq merasa mengurus sendiri, sejak lahir di urus orng lain. Bahkan semasa remaja hingga menikahpun nasibku selali diintervensi orang lain. Saat ini aq bebas, serta nyatanya sangat melegakan!
Kenasiban sex ku saat ini bangkit kembali, seusai lama tidak tersentuh. Aq tidak mempunyai kawan khusus pria, serta perlahan-lahan keperluan sex aq penuhi dengan cara mandiri. Sangatlah lengkap rasanya kesendirian ku, tidak ada suami pemberi nafkah, tidak ada pria pemuas dahaga birahi. Semuanya kujalankan sendiri saja.

Apabila birahi ku datang, pada saat sendirian melihat televisi, aq bakal menutup semua korden. Volume tivi ku besarkan, lampu aq matikan. Duduk di sofa, aq angkat kedua kaki ku, bersandar santai ke jok yg empuk. Di dalam rumah, aq tidak sempat menggunakan pakaian dalam, serta daster longgar merupakan satu-satunya pembalut tubuhku. Dengan kaki terkangkang serta mata setengah terpejam, aq menikmati tangan serta jariku sendiri.

Aq biasanya mulai dengan mengelus-elus daerah kurang lebih kewanitaan ku yg terasa hangat. Telapak tanganku dengan ringan menekan-nekan tahap atas, tempat bulu-bulu halus yg menghitam lebat. Pada saat semacam itu, kedua tangan ku aktif di bawah sana. Yg satu mengusap-usap tahap atas, yg lain meraba-raba bibir-bibirnya, menguak sedikit serta menyentuh-nyentuh tahap dalam yg cepat sekali menjadi basah. Dengan pangkal bunda jari, ku tekan-tekan pula klitoris ku, yg rutin tersembunyi di balik kulit kenyal. Aq tidak jarang mendesis nikmat setiap kali klitoris itu semacam tergelincir ke kiri ke kanan dampak perlakuan tanganku. Dengan cepat, rasa hangat menyebar ke seluruh tubuh ku, serta cairan-cairan cinta terasa merayap ke bawah, ke memek ku.

Mata ku bakal terpejam, menikmati kegelian itu. Kadang-kadang aq membayangkan almarhum suami ku, namun akhir-akhir ini terus susah rasanya. Aq lebih mudah membayangkan sembarang pria, alias artis pujaanku, alias sama sekali seorang yg tidak sempat ku temui. Seseorang yg hanya ada dalam hayal ku. Tidak berapa lama, bibir kewanitaan ku terasa menebal, serta saling menguak semacam bunga yg merekah. Dengan jari tengah dari tangan yg lain, ku telusuri lubang-lubang kewanitaanku.

Aq tdk sempat punya kuku panjang, sebab tidak hanya menghalangi aq mengetik dengan cepat, juga sebab aq malas memeliharanya. Tanpa kuku, jari tengah ku bisa bebas memunculkan geli-gatal di bawah sana. Turun ke bawah, hingga mendekati lubang pelepasan ku, lalu naik lagi, melalui memek yg mulai berdenyut-denyut lemah, melalui lubang air seni, terus … naik lebih tinggi, berjumpa telapak tangan ku yg lain yg tetap mengusap-usap klitoris ku. Oh,.. alangkah nikmat permainan yg perlahan-lahan serta sepenuhnya dalam kendali ku ini. Terkadang jauh lebih nikmat daripada diperbuat orang lain!

Lama-lama, aq tidak tahan lagi. Sekaligus dua jari ku masukkan ke dalam memek ku. Aq memutar-mutar kedua jari itu di dalam, supaya dinding-dinding kewanitaan ku mendapat sentuhan-sentuhan. Mula-mula sentuhan itu lumayan ringan saja. Namun lalu aq mulai mengerang, sebab geli-gatal terus memenuhi seluruh tubuhku, serta rasanya ingin digaruk-diurut di bawah sana. Khususnya di dinding tahap atas, tempat suatu  tahap yg sangat sensitif, entah tahap apa namanya. Tahap itu membikin tubuhku mengejang apabila tersentuh jari. Ke sanalah jari tengah ku menuju, mengurut-urut serta menekan-nekan. Terus lama terus cepat serta keras. Aq bahkan hingga merasa butuh membawa pinggulku, membikin posisi duduk ku terus terkangkang.

Pada saat semacam itu, tidak ada yg bisa menghentikanku. Kalau telpon berdering, aq biarkan. Kalau pun ada yg mengetuk pintu, siapa tahu juga bakal ku diamkan (namun belum sempat ada tamu pada saat semacam ini!). Mungkin gempa bumi pun tidak kan sanggup mengehentikanku. Tangan ku bergerak dengan cepat serta keras. Mata ku terpejam erat, mulut ku tidak berhenti mengerang, sebab itu aq butuh mengeraskan volume televisi.

Lalu klimaks bakal datang dengan cepat, menyerbu seluruh tubuhku, berawal dari dalam memekku, tempat kedua jariku (kadang-kadang tiga jari) mengaduk-aduk. Tanganku yg lain tidak lagi sanggup berada di atas klitoris, sebab pada saat klimaks aq butuh berpegangan ke sofa, kalau tdk ingin jatuh bergelimpangan ke lantai. Klimaks ku rutin menggelora, rutin membikinku mengejang-menggelinjang hebat. Kedua kaki ku akhirnya terhempas ke lantai, menegang serta menekan semacam hendak melompat. Tubuh ku berguncang. Nafas ku memburu. Kenikmatan ku tidak mudah terfotokan kata-kata.

Lalu muncul perasaan enjoy, namun gatal-geli belum hilang. Maka biasanya aq langsung mematikan tivi serta berangkat ke kamar tidur. Di ranjang, aq melanjutkan lagi kegiatan itu, hari ini dengan bantuan bantal guling. Kujepit erat bantal guling yg terbungkus kain halus-licin. Ku gesek-gesekan kewanitaan ku di sana, jadi tidak jarang kali bungkus bantal wajib kucuci keesokan paginya. Seusai menggesek-gesek dengan bantal guling, kembali ku masukkan jari-jari tanganku. Dengan cepat jari-jari itu membawakan pada ku klimaks yg berikutnya, yg tidak jarangkali lebih nikmat daripada yg pertama, apalagi sebab ku perbuat sambil tidur, dengan kedua kaki terangkat hingga kedua lutut menyentuh toket ku.

Baru lah kemudian aq tertidur dengan rasa letih yg enjoy. Otot-otot tubuhku terasa bagaikan sehabis dipijat. Semacam sehabis berolahraga, lalu dipijat seorang yg ahli. Enjoy serta damai sekali tidur ku, dengan senyum kepuasan membayang tipis di bibirku. Biasanya aq baru tersadar di pagi hari. Sendirian. Tanpa siapa pun di sisiku.

Kamar mandi merupakan tempat lain yg bisa memberbagi kebebasan memenuhi hasrat birahi ku kala sendirian. Ada bak mandi serta shower yg dibekali extension (selang panjang) di kamar mandi ku. Sambil menyabuni tubuhku, tidak jarangkali aq berlama-lama di kedua bukit membusung di dadaku. Aq mempermainkan jari-jari ku di setiap putingku, memutar-mutar di kurang lebihnya, membikin bulu roma ku merinding.
Terkadang aq gemas sendiri, ku remas-remas kedua toket ku yg dipenuhi busa sabun. Duh, enak sekali rasanya campuran rasa geli-gatal serta sedikit perih.Kalau birahi terus memuncak, aq sambilkan pula mengusap-usap kewanitaan ku. Menggosok-gosok tahap luarnya, terus lama terus cepat. Busa sabun wangi segera menggunung di tahap itu, sebagian berleleran turun di kedua pahaku yg mulus, perlahan-lahan ke bawah melalui lutut ku yg agak gemetar. Perpaduan rasa yg datang dari toket serta kewanitaan ku sungguh sedap, membikin aq semacam melayang-layang, serta kedua mataku pun terpejam, kepalaku agak mendongak.
Seusai berbagai saat, aq ambil shower dari gantungannya. Tombol air kuputar maksimal, jadi semprotan air sangat kuat memancar. Shower itu telah ku stel supaya pancarannya tdk menyebar, jadi alirannya tunggal serta kuat. Dengan semprotan itu lah aq membersihkan busa-busa di atas kewanitaan ku. Namun tujuan ku bukan menghilangkan busa itu saja. Air ku arahkan ke klitoris yg saat ini semacam mengintip dari tempat persembunyianya.
Oh,.. nikmat sekali rasanya ketika air menerpa daging kecil yg menonjol berwarna agak kemerahan itu. Aq terpaksa menyender ke bak mandi, sebab rasa geli-gatal membikin tubuh ku bergetar. Satu tangan ku pakai menguak kewanitaan ku supaya klitoris terus terpampang, sementara tangan yg lain memegang shower serta mengarahkannya ke sana. Kadang-kadang, ku putar-putar shower itu supaya air tdk langsung tentang klitoris, melainkan semacam mengusap-usap pinggirannya. Duh,.. enak sekali rasanya!
Cukup lama aq merangsang tahap itu dengan air. Rasa dingin bercampur geli-gatal membikin tubuh ku membara. Aneh, terbukti. Bukan api yg membikin ku panas, namun justru dinginnya air. Sempat ku coba dengan air hangat, nyatanya rasanya tidak sama, agak perih serta tdk enjoy. Dengan air dingin, birahi ku justru cepat bangkit. Entah kenapa, mungkin itulah misteri alam.
Namun rangsangan di klitoris ku tidak sempat bisa membawa klimaks. Aq rutin membutuhkan sesuatu yg bisa menyeruak ke dalam kewanitaan ku. Aq tidak tahan menghadapi serbuan geli-gatal yg membikin memek ku semacam berdecap-decap minta diisi. Maka biasanya ku ambil botol shampo yg entah mengapa dibangun mirip kejantanan laki-laki. Apakah pabriknya sengaja, alias ini cuma kebetulan? Aq tidak tahu. Yg kutahu, bentuknya bulat panjang, dengan tutup yg persis menyerupai ujung kejantanan seorang pria. Ukurannya tdk terlalu besar. Terbuat dari plastik lembut serta licin, botol itu sungguh-sungguh membikin ku tergoda.
Pertama-tama aq cuma memasukkan ujungnya yg membola. Rasanya enak sekali, menyeruak-menyerobot memek ku yg telah basah oleh air maupun cairan bening licin. Sambil terus mengalirkan air ke atas klitoris, aq keluar-masukkan ujung itu. Oh, aq merasakan kenikmatan menarik, serta kedua kaki ku pun terus memisahkan diri. Aq tetap tersandar, serta bahkan lalu merosot turun, setengah berjongkok. Dampaknya, botol itu terus melesak ke dalam, serta aq tersentak kaget. Bukan sebab sakit, namun sebab nikmat sekali rasanya ketika tubuh botol itu masuk setengahnya.
Aq pun terus berani, memasuk-keluarkan benda itu terus cepat. Kurasakan klimaks mulai datang bagaikan angin topan menderu-deru. Gerakan ku terus kacau tidak terkendali, serta akhirnya aq terhempas duduk di lantai dengan kaki mengangkang. Botol shampo sempat terlepas, namun segera kumasukkan lagi sambil tetap duduk. Kini tiga perempat benda itu telah menyeruak ke dalam, membikin seluruh memek ku terasa geli-gatal semata. Aq mendorong-dorongnya lebih dalam, mengeluar-masukkan benda itu lebih cepat lagi.
Lebih cepat lagi…… Lebih cepat lagi……. Lebih cepat lagi …… Lalu, datanglah puncak kenikmatan itu. Tubuhku mengejang-menggeliat. Shower terlepas dari pegangan, jatuh berdenting di lantai. Tangan ku yg memegang botol bergerak sangat cepat, serta tanpa sadar aq menjerit, “Aaaaaaah…!!” ketika gelombang besar orgasme ku datang menyerbu. Aq terkapar di lantai kamar mandi, tubuh ku merosot hingga hampir terlentang. Botol shampo terlempar entah kemana. Nafasku memburu. Erangan ku tenggelam oleh suara air yg tetap memancar keras dari shower.
Lama kemudian aq baru bisa bangkit serta meneruskan mandi. Itu pun kalau aq tdk tergoda untuk kembali menyemprotkan shower ke bawah sana. Tidak jarang aq mengulangi lagi proses yg sama, seusai membersihkan botol shampo dengan akurat. Sempat pula aq khawatir terluka oleh benda plastik itu, jadi aq membeli kondom di apotik serta mengenakannya ke botol itu. Akhir-akhir aq tahu, bahwa ada alat khusus yg bernama dildo. Namun aq tidak tahu di mana memperoleh alat itu. Lagipula, seusai menonton fotonya, aq merasa botol shampo dibalut kondom juga sama saja.Aq sempat berganti shampo, serta -jangan heran, ya!- aq memilih bentuk kemasan terlebih dahulu sebelum memilih isinya!

Kejadian nyata ini saat aq tetap kelas lima SD, umur 11 thn. Sedangkan kakakku kelas 2 SMP. Kami tiga bersodara, kakakku anak pertama, serta aq anak terbaru dari dua bersodara laki-laki. Orangtuaku kerja di perusahaan rokok swasta paling besar di kota tahu Jatim
Intan (kakakku) memilikki tubuh yg proposional saat kelas 2 SMP, BH telah penuh dengan isi toketnya…, puting kecil menggairahkan. Tinngi badanya saat itu tetap 154cm, berat 38kg, BH 32B. Wajah sih cukupan kualitas 7, kulit kuning langsat sertaberbulu halus ditangan serta di kakinya.
Kejadian pertama terjadi saat aku sedang sakit typus, seusai opname di RSUD Gambi*** di kediri selagi 15 hari, saya diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. 3 hari seusai rawat jalan d rumah, kedua orang tuaku berangkat ke Surabaya untuk menghadiri agenda nikahan selagi 3 Hari. Untuk itu, selagi ibukku tdk ada, Intan kakakku memelihara serta menjagaku setiap saat (kebetulan saat itu libur sekolah untuk tingkat SMP).

Hari Pertama, Kakak yg malamnya tidur sekamar denganku bangun, bersih bersih rumah, tdk lupa sambil masak air hangat untuk menyeka tubuhku..!!! Hampir tdk ada keganjilan serta nafsu apapun yg tersirat di wajah kakak, dirinya membuka smua bajuku sampai tinggal CD ku yg tertinggal.
Kakak menyeka, mengusapkan sabun dengan penuh kasih sayang, sabar serta terlambaten. Malam harinya Kakak menemaniku tidur di kamar, dirinya serius membaca suatu  buku…kadang kadang terdengar desahan Nafas berat keluar dari mulut Kakak…hhhhheeeehhh….!!!!
Hari Kedua, semacam biasa…seusai bangun kakak bangun serta selesai-selesai rumah, jam 8 kakakku Intan ke kamar tetap menggunakan baju tidur, membawa Ember berisi air hangat untuk menyeka tubuhku lagi.., aku membuka bajuku sendiri kecuali CD ku. Pandangan kakak terkesan lain, dirinya memantau semua tahap tubuhku…!!!

Kakak: dek…biar gak pusing..adek rebahan aja…sambil kakak seka tubuhnya. Iya mbak, jawabku. Nafas berat memulai kakaku saat mulai menyeka tubuhku…!!!
Kakak: mbak nyekanya gak pake kain ya dek…biar dapat gosokin badan adek.., biar rata ngasih sabunnya. Iya mbak, Jawabku. Kakak mulai membasuhkan air d tubuhku…usapan..usapan tangan kakakku membikin sedikit geli (merangsang) tubuhku…!!! Sampai tanpa sadar K0ntol Kecilku berdiri tegak di balik sangkarnya.
Kakakku: CD nya di lepas aja ya dek, biar mbak dapat bersihkan selangkangannya….!!! Jangan tho mbak, isiiin aku…(Jawabku). Tapi kakakku tetep melorotin CDku sambil bilang…udah…ga usah isin…khan sama kakaknya sendiri.
Waaahh…kebelet pipis tho dek kok burunge ngaceng (berdiri)…kata Kakakku Intan.
Aku jawab…gak mbak, khan tadi udah pipis waktu mbak nyapu…!!!
Lahhh..terus kenapa iki kok gerak2 ngaceng gini manuke…goda Intan Kakakku, sambil mbasuh air hangat di selangkangan…testis…dan pahaku.

Aku merasakan geli yg aneh di tubuhku saat Intan nyentuh lembut testis sambil sesekali nyenggol K0ntolku yg udah gundul di khitan saat umur 8 tahun…., aku spontan bilang….mbak udah mbak…geliii…jadi pingin pipis. Intan kakakku malah senyam senyum…, sambil bilang…tunggu sebentar ya…mbak Intan ambilkan tempat pipis.
Intan keluar Kamar, tdk lama masuk kamar tapi tdk membawa ember tempat pipis…, malah ganti baju daster. Loh mbak…mana tempat pipisnya…, tanyaku bingung.
Intan diam saja, malah naik keatas tempat tidur…, sambil bilang…udah dek Anjas tenang ae…, nurut kata mbak…biar cepet sembuh. Iya mbak…jawabku.

Kakak langsung megang burung kecilku..di sabun..di usap usap…kemudian di basuh air serta di lap pake handuk…(Mbak…tambah geli..pingin pipis mbak….rengekku).
Tiba..Tiba Kakakku naik ke atas tubuhku.., sambil membawa ke atas baju dasternya….(Aku makin bimbang apa yg mau di lakukakan mbak Intan)
Intan bilang…dek..pipisnya di sini aja ya…!!! (Sambil tangannya nunjuk ke memeknya)…
Belum pernah aku jawab..Kakakku telah..megang K0ntolku…di tempelkan di Memeknya…kemudian di gosokkan ke Memeknya..!!!
Uuuuhhhh…Anjass…., mbak Intan pingin kalian pipis di dalam sini…, mbak Intan pingin Anjas cepet sehat…jadi buanglah pipis dek Anjas di sini (memek)…!!!
Aku tdk paham apa yg di perbuat mbak Intan, tapi aku menonton wajah mbak Intan memerah, bibirnya di gigit..sambil payudaranya di remas2.., ooowwwggghh…ooouuhhgg…suara dr mulut kakak saat memeknya bergesekan dengan k0ntolku.
Akupun menahan geli…dan terus tegang saja k0ntolku….eeeehhhhhmmm…mbaaak… Gelliii mbaak…gelii tenan…,

Mbak Intan megang k0ntolku…aku merasakan K0ntolku semacam di tekan masuk pelaaaan ke dalam suatu  celah…, tahaaan ya dek Anjas….burungnya mau tidak masukkan ke memeknya mbak Intan, biar dek Anjas dapat pipis di dalamnya….., aku mengangguk..iya mbak, jawabku.
Kakakku makin kuat nekaaaan serta nindih k0ntolku…, tampak sedikit kesusahan serta menahan rasa sakiit saat menekaaan k0ntolku…., aaaahhhhh…..sakiiiit….Anjassss….(Sambil ambruuk di atas tubuhku) , teriakan mbak Intan saat aku merasakan k0ntolku masuk ke dalam suatu  celah…sempiit..geliii…angeet…dan berdenyut.
Aku merasakan suatu  cairan meleleh di pahaku…, seusai beberapa hari…mbak Intan bangun serta menonton darah keperawanannya mengalir…, serta membersihkan darahnya dengan handuk…!!!
Seusai itu Intan melepas smua bajunya..dan naik lagi di atasku…., siiaaap ya dek…mbak mau ngeluarkan pipismu…, mbak Intan megang serta nuntun k0ntolku..sekali tekan udah lgsg masuk…blessss….., aaahh…ehhhhhmmm….suara desahan kakakku…, mbak Intan nuntun tanganku untuk meremas susunya…, remes pentile mbak Intan Anjas…..remes Njass….aaahhh….sambil terus menggoyangkan pantatnya..!!!
Eehhhmm…memek mbak Intan enak gak…ayoo Njass…pipisnya keluarkan di dalam ya…mbak Intan enakk Njass…memek mbak Intan kedut..kedut…racauan kakakku, sambil terus jepit genjot goyang k0ntolku di memeknya.
Ahhhhh….sayaaaang….Anjas……mbak Intan mau pipiiiiisssss……….srrrrrrr….serrrrrrr…… ahhhhh….enakk banget Njasss….oooouuughhh…..!!!! Aku terbukti merasakan suatu  cairan hangat keluar dari memek Intan, Memeknya menjepit serta menghisap kuat k0ntolku (Orgasme), akupun merasakan suatu  sensasi menarik nikmatnya…!!!
Mbak Intan roboh lagi..mencabut memeknya dari k0ntolku…, rebahan di sampingku sambil mencium..dan bilang…dek…jangan bilang siapapun yaa…ini rahasia kita…, mbak Intan sayang Anjas…Anjas wajib janji bakal menjaga rahasia yg mbak lakuin tadi sama Anjas.
Iya mbak, jawabku. Mbak Intan meluk serta minta di ciumi payudaranya.
Malam hari, seusai kakak membaca buku…,Intan mengunci pintu, serta naik ke atas kasurku (ada 2 kasur).
Mbak tidur sini ya…, mbak mau ngelonin Anjas..biar hangat serta cepat sembuh..!!!
Iya mbak, jawabku. Mbak Intan…, yg kami perbuat tadi kok geli enak itu apa namanya mbak…tanyaku.
Ohhh…itu namanya Ngembik (Kawin, Kentu, Ngesex) jawabnya.
Laah tadi memeknya kok berdarah mbak, tanyaku lagi…!! Itu namanya darah perawan Anjasss…., kalo pertama tentu keluar darahnya jawab kakakku sambil meluk serta nyium keningku.
Apa Anjas mau Ngembik lagi sama mbak Intan…??? Belum pernah jawab mbak Intan telah nafsu mencium bibirku…, ehhmm…ehhhmm…mbaaak…Intann…pingin lagi sayaaang…, pingiiin pipiss enak lagii….rengek Intan sambil nyiumi bibirku.
Mbak….., burungku ngaceng lg….!!! Kataku. Mbak Intan lgsg ngusap..megang..dan ngocok k0ntolku…, dirinya sangat nafsu..bajuku lgsg di buka smua…kakakku juga membuka bajunya…BH serta CD nya…!!!
Aku lgsg beranikan diri nyentuuh…ngreemas-remas payudara Intan yg tetap mulus dengan puting kemerahan…, Aaahhhhh….adikku udah mulai pinter nih…goda mbak Intan..sambil nyium bibirku lagi serta membelai lembut k0ntolku yg makin tegang.
Kakakku bangun dari posisi rebahannya, serta bilang…deek…mbak mau ngemut Pelimu ya…., belum jawab kakaku telah memasukkan k0ntol kecilku ke dalam mulutnya…., aaahhh….eehhhmm…sSsssttt…mbakk..gelii mbaak…geliii mbakk…!!! Ocehku. Mbak Intan bilang..ssseeeeettt…(Sambil isyarat utk nutup mulut)…jangan rame, kelak kakakmu kedengaran…ucapnya. Akupun ngangguk…dan menahan geli di emut kakak sambil merem melek njambak rambut Intan Kakakku…!!!
Deeekk….gantian memek mbak Intan di emutin ya…,bisik Kakakku.
Aku pun bangun, Intan rebahan serta membuka lebar pahanya…nuntun tubuhku naikin tubuh Intan dengan posisi terbalik (69), jilatin Njass….!!!
Dengan agak jijik…krn lendir serta aroma anehnya..aku beranikan nempelkan mulut ke Memek Intan…, aku usap-usapkan bibirku…nekaaan…memek yg mash belum tidak sedikit rambutnya. Seusai terbiasa dg baunya, aku mulai berani membuka mulut…gigit lembut memeknya….jilatin vagiananya…dan menghisap lendir-lendirnya….!!!
Kakakku meracau…gerakan tubuhnya tdk karuan, pantatnya naik turun menahan geli jilatan lidah di vaginya…!!! Aku juga merasakan kakaku ngemutin k0ntolku…nyedotin buah zakarku…, suara desahan tertahan malah mbuat kami makin bergairah.
Ahhh…ehhhmm….Anjas, masukkan k0ntolmu ke memek mb.Intan, mbak dah ga tahan Njass….pinta Kakakku…!!!
Akupun bangun, mbak Intan nuntun aku untuk duduk di hadapannya…mbuka lebar kakinya…, nuntun k0ntolku serta..tekan dekk…, ehhmm….blesssss…..seleeepp….k0ntol kecilku masuk smua ke liang Memek Intan…, ehhhmm….ehhhmmm….!!!! Maju mundurkan k0ntolmu, rebahan serta emut susu mb.Intan sayaang…ucap kakakku.
Sambil rebahan..aku genjot memek kakakku…suara ceplak ceplok makin kencang…suara deritan lendirnya makin terdengar…dg lahap aku mencium serta menghisap puting kakakku..aku gigit serta tarik-tarik putingnya….!!! Aahh..ahhh…ssttt…enak banget Anjas…peli mu enak banget…mbak Intan sayang Anjas…mbak Intan pingin ngembik terus sm Anjas…pipis di dalam ya sayaang…racauan kakakku…, dengan nafas terengah..aku terus nusuk-nusuk memek Intan….geli…anget…dan kedutannya membikin aku melayang…!!!
Gantian dek…mbak Intan di atas…, kalian duduk sandaran ya…, mbak Intan duduk di pangkuanmu…!!! Ucapnya. Aku nurut saja…mbak Intan lgsg megang k0ntol serta memasukkan lagi ke dalam memeknya…, uuhhh…uuhhhm…ahhaahh..enAk sayaang…jilatin terus pentil mb.Intan..gigiti pentilnya…ucap kakak sambil terus goyangin maju mundur pantatnya…!!!
Tdk berapa lama…..kepalaku di tekan kuat ke dalam payudaranya….goyangannya makin tidak terkendali…guncangannya makin liar..daaan….mbaaak mau pipissss Anjas….mbak sampee…….mbakkkkk….ngembes memeknya…..(Bersmaan itu aku mersakan cairan hangat nikmat menarik membanjiri k0ntolku)…kedutan memek kakakku menjepit kuat k0ntolku…terasa nikmat menarik, semacam mau pipis tapi ga keluar pipisnya (Orgasme tanpa mengeluarkan sperma, sebab belum Baligh)
Nafas mbak Intan serta aku terengah engah…mbak Intan meluk erat tubuhku..nyium dahi pipi serta juga bibirku…, makasih ya sayang….makasih dah mbuat mbak pipis enak lagi…!!!
Sama sama mbak, Anjas juga sayang…td Anjas juga pipis rasanya..tapi ga terasa keluar pipisnya…tapi enak banget rasanya mbak….!!!
Hari Ketiga, siang hari…saat kakak ke 2 tidur sehabis sekolah…, Mb. Intan ngajak aku bangun dari kamar. Katanya mau di bersihkan mandi air hangat di kamar mandi.
Aku berlangsung…dan masuk kamar mandi.., mb.Intan masuk serta ngunci kamar mandi…, aaahh….ngembik lagi ini (pikirku). Buka bajunya sayang…pinta Intan. Iya mbak, jawabku…, mbak Intan mo ngajak ngembik di kamar mandi ya…godaku.
Ahhh…km ini Njass…tahu aja rencana kakak…jawabnya sambil jongkok nyiumi k0ntolku.
Aku duduk di pinggir bak mandi…, ngocok-ngocok k0ntolku…,ahhhh….mbak….emutin mbak…emutin k0ntolku…!!!
Pasti sayang….jawabnya, sambil masukkan k0ntolku ke dalam mulutnya….lidahnya njilatin ujung k0ntolku…, ooohhhhh…..gilaaaa….gak terbayangkan rasanya…, tidak lebih lbh 5 mnt..Intan terus ngocok k0ntolku di mulutnya…,!!!
Kemudian dirinya bangun serta nungging..tangannya pegangan bak mandi…, Anjass…..tusuk mbak dari belakang yaaa…., cepetan sayang…mbak ga tahan..pengEn banget.
Akupun turun…sambil berdiri aku masukkan k0ntolku ke celah memek kakakku yg telah aku ketahui d mana letaknya…., sleeeeepppp…..!!!! Ehhhhmmmm……..Anjas…..makin lama makin ga tahan pingin Ngembik dengan kamu….mbak Intan terangsang terus….ocehan kakakku.
Aku terus sodook memek Intan,,,sambil ngremas payudaranya dr belakang…, bokong Intan maju mundur ngikutin irama kocokan K0ntolku…, cairan memek kakaku terasa banjir serta menghangatkan batang k0ntolku…, pantat Intan makin liar…goyangan maju mundur..naik turun membikin k0ntolku makin nikmat dlam jepitan Memeknya…, aahhh…mbaak…memeknya enak banget…angeeet lendirnya…..jepit terus mbak….ocehku.
Makin lama aku makin paham dengan seksual…apabila mbak Intan telah bergoyang gak karuan..akupun juga smkn kencang nyodokin k0ntolnya ke memeknya….!! Lebiiih kenceng sayaaang…..lebih dalaaam….lebih kuaaat lg….remas payudara mb.Intan….pukul..pukul..pantat mbak Intan…!! Pinta mb.Intan. Akupun nglakuin smua permintaannya…daan….mbak Intannn keluaaarrr pipissssnya Anjas……aaahhhhh….ahhhhhh….aaaahhh…..jerit nya dg nada pelaaan…!!! Tampak cairan bening keluar netees ngalir jatuh dari celah memekny…!!!
Tapi aku tetap blm merasakan pipis keluar dr k0ntolku…, tanpa bicara aku terus genjot memeknya….aku pegang pinggang Intan….ceplook..ceplook….(Suara adu pantat dg paha)….dan mbaaakkk….aku pipis juga kayakknya…..aahhh..arrrrgghhhh….!!!! Jeritku..!!! Aku merasakan ada k0ntolku kedut-kedut di dalam memek mb.Intan…!!! Makin nikmat rasanya..dan anget…!!! Seusai sma puas…kakakku memandikan tubuhku serta mbuka pintu kamar mandi.
Seusai kejadian itu…aku serta mbak Intan rutin meperbuat kegiatan bersetubuh di beberapa tempat serta peluang.
Pada saat aku duduk kelas 1 SMP, aku mengalami mimpi basah…, aku cerita pada mb.Intan kalo aku mimpi bercinta dg seseorang, serta ngompol d celana.
Kakakku menciumku….dan bilang…itu tandanya kalian telah dewasa…dan dapat membikin mb.Intan hamil kalo bersetubuh dengan mb.Intan…ucapnya..sambil megang k0ntolku. Seusai mb.Intan suci (menstruasi) kelak kami coba bukIntann ya ar…, mbak buat kalian keluar pipisnya kental,putih serta terasa makin nikmat.
Akupun di suruh membaca bukunya..nyatanya buku Cerita Seks Dewasa. Semua yg di ajarkan kakakku bersumber dari alur cerita di buku tersebut.
Seusai 5 hari, kakakku telah suci dari menstruasinya…, sepulang sekolah kakakku bilang…, Anjas..mbak Intan siap di Setubuhi lho kelak malam, kalian udah baca buku mbak Intan blm??? Telah mbak, Anjas siap pipis di tempik mb. Intan.
Malamnya, mbak Intan pura-pura mbantuin aku ngerjakan PR d kamarku, Kakakku laki-laki tidak jarang tidur di musholla sama temen-temen sebayanya…Jadi malam itu aku serta kakak belajar bareng di Kamar..!!!
KeIntan kedua orang tuaku blm tidur, kami belajar sambil sesekali berciuman, ngremas..dan ngraba memek mb.Intan, k0ntolkupun tidak luput dari emutan emutan pendek kakakku, mbuat kepalaku pusing bergairah serta tdk konsentrasi belajar.
Lampu ruang TV telah mati, pertanda kedua orang tuaku telah tidur…, aaahhh…ini saatnya meperbuat persetubuhan sedarah untuk pertama kalinya….bisikku dlm hati.
Deek…mbak Intan siap di apain aja lho, nikmati tubuh mbak Intan kapanpun Anjas mau..!!! Ucapnya, IYa mbak…mlm ini aku mau pipis di mulut mbak Intan… Boleh..boleh…silahkan pipis di mana aja kalian suka sayang…, jawab Intan sambil mulai menciumiku serta membuka bajunya.
Akupun mulai mencium mulut mb.Intan..menghisap lidahnya..menggigit lembut bibirnya…, ciuman basah, liar, menggebu yg membikin kami susah bernafas sebab saling memuaskan nafsu bibir saat berciuman. Hari ini aku bener-bener menguasai kondisi..(Hasil baca buku dewasa)…sambil terus cium bibir..
Aku mulai meremas remas payudara mb.Intan…putingnya telah tegang berdiri, daging susunya mengeras…, desahan nafas mb.Intan makin tdk karuan..tangan Intan liar megang serta ngocok k0ntolku…ehhhhmm…aaaahhh…dan pembaca tahu sendiri akhirnya kami keluar bebarengan (orgasme). kegiatan seks merangsang yg menarik liar ini rutin kuperbuat dengan mb.Intan, kakak perempuanku setiap ada peluang.

Cerita Sex: Penjaga Losmen Perkasa


Ardi (24thn) dan pacarnya Citra (22thn), mereka tetap sama-sama duduk dibangku kuliah di suatu  universitas populer di kota malang. Pacar Ardi (Citra) mempunyai paras yang cantik dengan dada dan pinggul yang bisa dibilang montok, ditunjang pula dengan tubuh yang langsing semacam model jadi tidak heran tidak sedikit kawan-kawan Ardi yang merasa sirik dan cemburu ketika Citra memutuskan untuk berpacaran dengan Ardi.

“Anjirrr Di, pacar loe bener-bener kayak bidadari dech.. udah cantik, baik pula, beruntung banget loe dapetin dia!” hampir kawan-kawan Ardi bilang begitu… Setiap liburan mereka tidak jarang menginap di suatu  losmen favorit mereka di daerah wisata S********* dibilangan kota batu.

Tanpa sadar setiap mereka menginap di villa itu ada sepasang mata yang rutin mengawasi mereka khususnya Citra. Sebut saja Budi (45) suami dari Yanti (37) perawat villa yang biasa mendampingi handuk bersih dan sabun setiap ada tamu yang datang. Budi berkerja sebagai penjaga gerbang divilla itu. Dan Budi sangat hafal hari dan jam berapa Ardi dan Citra datang. Sore itu Yanti telah berkemas-kemas sebab ada keluarganya yang sakit di Surabaya.

Tetapi sebab ada tamu datang dirinya ingin menyiapkan kebutuhan tamunya dulu. Disinilah niat jahat Budi muncul, Sebab sebetulnya Budi telah lama terpesona dengan kemolekan tubuh Citra. Ketika Yanti hendak mendampingi kebutuhan tamunnya dengan sigap Budi menghentikannya
“Bu’e pergi saja…nanti kemaleman dijalan, biar saya saja yang mendampingi kebutuhan tamu”, ujar Budi.

“Baiklah pa’e..titip rumah sama villa ya..bu’e sama Tole (anak laki-lakinyanya) paling cuma pergi 2 hari”, dan tdk lama seusai itu Yanti pulang kerumah yang terbukti berada dibelakang villa untuk kemudian pergi. Budi pun tersenyum lebar mendengar ucapan Yanti.
Sementara itu didalam kamar Ardi sedang mengecek kado yang terbukti telah dibawanya. Hari itu Citra terbukti sedang berulang tahun dan Ardi bermaksud ingin memberbagi kejutan terhadap Citra.

” Yank aku punya kado special niy buat kalian ” sambil memperlihatkan suatu  bungkasan kecil terhadap Citra.
” Apa itu Yank…? ” Tanya Citra sambil tersenyum.
” Wah tapi ada saratnya nih “. Jawab Ardi.
” Apa sih saratnya? kalian bikin penasaran aja dech” ujar Citra.
” Mata kalian wajib ditutup dulu dan jgn dibuka hingga aku yang bukain “.
” OKe..!! “jawab Citra bersemangat. Seusai menutup rapat mata Citra , Ardi berniat memasangkan cincin ketika Citra sedang bugil,
dan mereka dikelilingi lilin ketika bercinta. Ketika sedang asik dengan lili-lilinnnya Ardi terkejut mendengar suara pintu kamar mereka diketuk.
” Sebentar ya yank itu paling Bu Yanti nganterin anduk sama sabun ” ujar Ardi. Mendengar ucapan Ardi, Citra hanya menganggukan kepalanya.
Sempet kaget juga pas membuka pintu yang mendampingi bukannya Bu Yanti tapi malah Pak Budi.
“Loh kok malah Bapak yang nganterin ??”, tanya Ardi bingung.
“iya mas istri baru saja menjenguk sodaranya yang sakit diSurabaya, sebab takut kemalaman makanya biar saya saja yang mengantarkan”, jawab Budi ramah.
Ketika sedang memberbagi handuknya, tiba-tiba saja Budi langsung mendekap tubuh Ardi yang terbukti lebih kecil dari belakang.
Lalu leher tahap belakang Ardi dipukul dan seketika itu pula Ardi pingsan. Sebetulnya letak villa itu jauh dari keramaian dan sedikit terpencil, tetapi supaya tdk menggangu aksi busuknya Budi mengikat tangan dan kaki Ardi juga tdk lupa menyumpal mulut Ardi dengan kertas dan diplester. Seusai merasa lumayan aman Budi mengunci pintu dan mendudukan Ardi disebuah kursi yang dihadapkan kespring bed. Ketika menonton Citra yang duduk diranjang dngn mata tertutup Budi tampak bahagia
” Wah gak butuh susah payah ngentot nih anak, tentu dirinya pikir saya pacarnya ” ujar Budi dalam hati.
” Yank kok lama sih surprisenya?? ” tanya Citra terus.
” Apa Surprise ?”. Senyum Budi terus mengembang.
Budi Cuma diam dan dirinya langsung menghampiri Citra lalu coba membuka resleting jaketnya. Budi sangat terkejut seusai menanggalkan jaket Citra, Sebab nyatanya dirinya langsung bisa menonton dua bukit kembar sebesar jeruk bali hanya ditutupi bra sedikit trasnparan bewarna merah. Budi menolong Citra berdiri, sebab yakin itu Ardi Citra mulai membuka bra dan jeans ketatnya. Budi pun terus melenelan ludah dalam-dalam dan setengah tidak percaya apa yang sedang dilihatnya.
“mimpi apa aku semalem?” pikir Budi. Citra coba meranggkul dan mencium Budi sebab dirinya pikir itu Ardi.
Tapi buru-buru Budi menahan bibir mungil Citra
“ssssssssttttttt,,,,,,”. Citra pun terdiam.
Budi menuntun Citra berbaring diranjang dan mengikat kedua pergelangan tangannya diujung ranjang. Citra terkesan pasrah sambil berucap,
“aduuh yank kok pake diiket-iket segala sih, langsung kesurprisenya aja dong aku dah gak tahan nih…”. Mendengar suara Citra yang manja Budi langsung mengawali menjilati kaki Citra yang sengaja tidak diikatnya,
“ sssshhh geli yank “ Citra mendesah merasakan ada lidah yang mengjilati seluruh kakinya. Desahan Citra terus menjadi ketika lidah Budi mulai mengarah kepaha dan selangkangan.
Lidah Budi sempat terhenti didepan memek yang tetap terbungkus G-string. Budi sedikit menggeser dan mulai memainkan lidahnya dibibir memek Citra.
Sesekali lidahnya dimasukan dalam-dalam ke memek yang terbukti jauh lebih wangi dibandingkan milik istrinya. Citra sedikit kaget ketika jari yang lebih besar mulai dimasukkan kedalam lobang nikmatnya. Tapi Citra hanya bisa menikmati perlakuan “terus yank..lebih dalam lagi”. Ujarnya terus lirih sebab birahinya mulai memuncak. Hampir 10 menit Budi menjilat klirotis dan mengocok memek Citra ketika tiba-tiba seluruh badan Citra menegang dan menyemburkan cairan kewajah Budi. Tubuh Citra tetap lemas sebab orgasme pertamanya ketika Budi bangun dan membuka seluruh pakainnya.
Tamparan keras menyadarkan Ardi .
“ Hey bego jgn pingsan aja, kalian wajib liat pacar kalian bakal ketagihan ngerasain rudal saya yang besar ini…hahaha”. kalimat itu yang dibisikan Budi ketelinga Ardi.
“ Hhmmmmppphhhh”. Cuma itu yang bisa Ardi ucapkan.
Ardi sempat terpaku ketika menonton ukuran penis Budi yang 3x lebih besar dibanding miliknya. Tampak pas dengan badan kekar dan hitamnya. Tapi Ardi hanya bisa menggoyang-goyangkan kursi sambil mengeluarkan suara-suara aneh dari mulutnya yang terkendala plester. Tampak wajah penuh penolakan menonton sebentar lagi wanita yang sangat dikasihinya bakal digenjot oleh pria lain yang mempunyai penis 3x lipat lebih besar dari miliknya. Ardi hanya bisa pasrah menyaksikan momen itu.
Ardi hanya bisa menonton dari samping ranjang dengan tangan dan kaki terbelit dan mulut yang disumpal ketika Budi mulai menaiki ranjang melepas penutup terbaru di tubuh Citra. Budi melirik sambil tersenyum kearah Ardi ketika rudal miliknya digesek-gesekkan kememek Citra yang terbukti baru dicukur.
“ Ssssshhh Yank ayo dimasukin aku udah gatel banget nih “. Desah Citra.
Budi yang terbukti telah sangat bernafsu mulai mencoba memasukan penisnya perlahan, baru topi bajanya yang masuk bibir memek & klirotis Citra telah ikut berminat kedalam .
4 hingga 5 kali dorongan barulah seluruh penis Budi menghilang ditelan memek sempit Citra.
” aaaaaacchh “, erangan panjang dari mulut Citra. Dirinya sangat bimbang kenapa penis Ardi bisa jadi sangat besar ,
“apa ini surprise dari Ardi…? “ pikir Citra. Yang jelas ada sensasi yang jauh lebih nikmat dirasakan Citra ketika penis yang jauh lebih besar menyundul mulut rahimnya seolah-olah tdk ada tempat lagi dilobang memeknya.
“ Kok bisa lobang sesempit itu dimasukin penis sebesar itu???”, pikir Ardi.
Budi yang terbukti jauh lebih pengalaman coba memainkan birahi Citra. Sambil memejamkan mata dirinya hanya mendiamkan penis besarnya dilobang Citra. Dan saat merasa Citra telah mulai bisa menerima barulah Budi memaju mundurkan pantatnya pelan-pelan.
“aaachh sssshh”,hanya suara itu yang bisa Citra ucapkan.
Budi pun makin bersemangat mendengarkan desahan-desahan Citra. Menonton adegan ini tanpa sadar Batang Ardi menegang. Sebab belum sempat Ardi menonton Citra digenjot pria lain didepan matanya.
Hampir 20 menit tubuh putih mulus Citra digarap Budi. Citra tampak lemas sebab selagi ditunggangi Budi sempet 2x Citra orgasme.
Ardi hingga terheran-heran sebab biasanya Citra jarang bisa orgasme. Apalagi tidak jarang kali Ardi telah keburu keluar ketika Citra baru mau hingga. Mengenal Citra melemah Budi menghentikan gerakannya. Ada rasa lega tapi juga kehilangan dirasakan Citra ketika penis Budi dicabut dari lobangnya.
Cerita Dewasa ML Penjaga Villa Yang Perkasa Memuaskan – Memahami kelelahan Citra , kedua puting mungil Citra dihisap dalam-dalam oleh Budi. Lidah Budi perpetualang keseluruh dada dan leher Citra. Sambil sesekali Budi memasukan kepala penisnya ke lobang Citra. Terkesan bekas merah bekas cupangan Budi didaerah dada dan leher Citra. Menerima serangan ini birahi Citra kembali naik .
“Yank masukin lagi ya” , ucapan terbaru Citra sebab ketika Budi kembali menggenjot memek sempit Citra hanya rintihan dan erangan yang keluar dari bibir Citra.
5 menit berselah Budi tetap terlalu perkasa hingga akhirnya terpikir oleh Budi untuk membuka penutup mata Citra supaya dirinya tau bahwa yang sebenanya sedang menungganginya bukan pacarnya melainkan Lelaki biadab bernama Budi.
Sambil menghisap puting Citra , Budi coba membuka kain yang dipakai untuk menutup matanya.
“Paaachh ooch jaanggannh’’, Citra tidak percaya apa yang sedang terjadi. Dihadapannya ada Bapak-bapak tua yang sedang mengerjainya.
“ampuuunnhh paaacckh , suudaaahh “, pinta Citra memelas.
Saat matanya menatap Ardi tidak berdaya ada rasa kecewa tapi rasa itu berubah menjadi nikmat saat penis Budi terus menghujam memek yang selagi ini hanya diberbagi terhadap Ardi.
Citra juga kagum merasakan keperkasaan Budi sebab telah hampir 1 jam Citra digarap Budi belum ada tanda-tanda Budi mau mengeluarkan spermanya malahan Citra terus mengalami orgasme beruntun.
“ ssssshhhh aaaccch suuudaaah paaakkhh “, sesekali ucapan itu keluar saat serangan rudal raksasa milik Budi terus menerus diterimanya.
Sebetulnya Citra juga menikmati pergumulan itu hanya saja di rutin memalingkan wajahnya dari hadapan Ardi yang dari tadi memperhatikan mereka. Citra tetap menjaga perasaan Ardi.
Lagi-lagi Citra hampir mencapai puncak begitupun Budi, mengenal faktor itu Budi mempercepat gerakannya, selain itu Budi juga membuka ikatan tangan Citra.
“aakkuu keeeluuarrh paakhh” , Teriak Citra.
“ Iyaaa Saayaangg akkuu juuggaa..aaachhhh “. Dan yang membikin Ardi sangat tercengang menonton kejadian itu , dimana tangan Citra yang telah tdk terbelit menekan erat-erat pantat Pak Budi seakan tau mau melepasnya ketika cairan hangat menyembur dari memek sempitnya.
Disaat yang sama Budi menumpahkan begitu tidak sedikit sperma di liang memek Citra, faktor yang belum sempat diperbuat Ardi sebelumnya karna takut Citra hamil. Tapi terbukti birahi Citra yang telah tdk terkontrol lagi Citra telah tdk peduli bakal faktor itu. Ardi berpikir Citra juga menikmati perlakuan Budi terhadapnya.
Dan yang lebih membikin Ardi cemburu sekaligus marah ketika sadar alias tdk Citra melumat Budi dengan penuh mesra dan tanpa paksaan layaknya suami istri yang kelelahan seusai habis-habissan bertarung diranjang. Seusai rudal Budi mulai mengecil barulah dirinya luar biasanya dan bangun. Citra tampak sangat kelelahan .
“ Nak cantik kini ayo kami mandi dan jangan melawan kalau tetap mau selamat “ ujar Budi dengan nada mengancam.
Citra sempat menonton Ardi dan bilang “ sorry honey “. Ardi pun hanya pasrah menonton Citra digiring kekamar mandi yang ada aspek kamar. Dan Ardi hanya bisa membayangkan apa yang bakalan terjadi disana.
Akal bulus Budi tdk berhenti hingga disitu sesampainya dikamar mandi Budi teringat ucapan Citra mengenai Surprise akhirnya dirinya coba menghasut Citra.
“ maaf ya cantik, saya sebenernya tdk mau meperbuat faktor ini ke wanita baik-baik semacam kamu”. Ujar Budi coba mempengaruhi Citra.
“ Tapi sebetulnya semua ini rencana pacar kalian itu. Dirinya meminta saya menjalankan kemauannya untuk membikin kejutan kepadamu”.
“Pacarmu bilang dirinya pengen ngeliat kalian dientot lelaki lain”. Budi memperjelas lagi.
“ Apaaa…!! Jadi ini scenarionya Ardi. Sial betul dia, terbukti aku cewe apaan..” Citra naik darah mulai terhasut kebohongan Budi.
“ Baiklah klo itu mau nya, dirinya bakal menonton semuanya.” Ujar Citra lagi.
Citra yang emosi sebab tipuan Budi berubah menjadi binal. Dirinya membuka pintu kamar mandi dan hebat Budi disudut kamar mandi. Dari arah itu Ardi bisa menonton dengan sangat jelas Citra dan Budi saling bertukar lidah sambil berpelukan mesra. Ardi pun terus binggung menonton perubahan sikap Citra itu. Citra yang tadinya pendiam dan sempat iba menonton Ardi berubah menjadi binal dengan tatapan matanya seakan ingin memperlihatkan sesuatu terhadap Ardi.
“ aaachhh enakkhh sayaaanghh “ ringis Budi keenakan ketika lidah Citra mulai menjalar keleher dan menghisap puting hitam Budi.
Tdk berhenti hingga kesitu jilatan Citra mulai turun keselangkangan Budi. Penis besar itu mulai dihisap Citra, meski terkesan agak kesusahan tapi batang Budi bisa dihisapnya dalam-dalam sambil sesekali jilatannya diarah kan ke buah pelir Budi dengan lihai.
Budi hebat Citra berdiri dan membalik tubuh sexy Citra menghadap ke pintu. Budi jongkok dan mulai menghisap rakus kemaluan Citra.
“ Yaa sayaanggh isaaaph teerrruuuzz sshhhh”, racau Citra mulai bangkit lagi birahinya.
Budi mulai kesetanan dirinya berdiri dan mulai memasukan batangnya kememek Citra.
“ sssshhh ooohhh” Desah Citra saat seluruh batang Budi dimasukkan.
Budi mulai menggenjot sambil tangannya meraba dan memutar-mutar kedua puting Citra dari belakang.
“plok plok plok plok” terdengar suara dua kelamin yang beradu.
“penis muuu enaaak sayaangg…teruuuzz entooot akuu…”. Budi tdk bisa menjawab sebab tiba-tiba Citra menengok kebelakang dan langsung menyambar bibir Budi.
Citra yang birahinya telah tidak beraturan menahan gerakan Budi dan melepaskan kemaluaannya, kemudian menyuruh Budi duduk diclosed dan menaiki batang perkasa Budi. Bak penunggang Rodeo Citra bergoyang sangat liar.
15 menit berselang Budi mencoba berdiri sambil menggendong Citra dengan penis yang tetap menancap. Dan tanpa instruksi Budi menutup pintu kamar mandi untuk kemudian kembali mengerjai Citra sepuas hatinya. Ardi penasaran bakal apa yang terjadi didalam sana. Hanya jeritan kenikmatan Citra dan Budi yang bisa didengar Ardi. Selagi 40 menit didalam sana Ardi sempat mendengar berbagai kali Citra berteriak histeris menandakan lagi Citra mendapat orgasme beruntun dan terbaru Budi melenguh panjang. Ardi baru bisa bernafas lega ketika jeritan-jeritan tadi menghilang dan hanya terdengar suara kucuran shower menandakan 2 insan didalamnya sedang mandi bersama layaknya kekasih yang sedang kasmaran.
Budi dan Citra telah berlilitkan handuk sekeluarnya dari sana. Citra menggandeng tangan Budi dan bilang “ sayang abis ini kami makan dulu yuk, aku laper nih…” ajak Citra manja. Budi menganggukan kepalanya sambil tersenyum. Kemudian mereka berpakaian , Citra sama sekali tdk melirik kearah Ardi seolah-olah hanya ada Citra dan Budi diruangan itu. Akhirnnya Ardi hanya bisa mendengar pintu ditutup dan suara motor yang mulai menjauh meninggalkannya sendiri. Udara kota Batu yang dingin membikin Ardi tertidur.
2 jam berselang Ardi tetap tertidur diposisinya semula. Hingga akhirnya Ardi tersadar dan menonton Budi berjongkok membelakanginya sambil bibirnya menjelajahi seluruh kemaluan Citra yang duduk dipinggir ranjang sambil tangannya menjambak rambut Budi. Menyadari korbannya tersadar Budi menghentikan aktifitasnya.
“ Sayang aku mau liat dong , seberapa kuat laki-laki sialan ini “. Citra tersenyum seolah tau kemaun Budi dengan sigap Citra pun membuka celana Ardi dan langsung memasukan batang Ardi yang terbukti telah berdiri menonton adegan Citra dan Budi barusan.
Tanpa komando Citra mulai bergoyang dipangkuan Ardi. Citra merasakan hambar sebab batang Ardi terbukti tdk seperkasa milik Budi.
15 detik bersi kukuh akhirnya Ardi mengeluarkan spermanya. Citra terus mempercepatnya kocokannya tapi tersadar sebab penis Ardi tiba-tiba menciut dan keluar sendiri dari lobang Citra. Sambil berdiri Citra membersihkan memeknya dengan handuk.
“ Ach bikin kotornya aja nih..!!! emang dasar cowo loyo…!!!”, Citra marah-marah.
Sambil tersenyum puas Budi mengampiri Ardi ,
“Hey tolol Cuma segitu performamu ?”. bentak Budi
“ Kini kalian liat bagaimana sewajibnya memperperbuat wanita secantik ini” ucapnya terhadap Ardi.
Merasa senang Citra pun memeluk mesra tubuh kekar Budi seraya berucap,
“ Ach sayang kalian bisa aja, ayo kami mulai lagi…aku dah gak tahan disodok punyamu yang perkasa ini, gak kaya punya cowo sialan itu…LOYO …!!!sambil menggengam batang Budi. Ardi Cuma terus lemas dan pasrah mendengar ucapan Citra tadi.
Sepanjang malam itu Citra dan Budi menumpahkan birahinya diatas ranjang pastinya dihadapan Ardi. Semua posisi dicoba oleh Budi. Entah berapa kali Budi telah memuncratkan spermanya dimemek sempit itu. Sedangkan Ardi juga berulang kali mendengar jeritan histeris dari Citra saat memperoleh orgamse. Barulah kurang lebih pukul 3 pagi Citra tertidur dipelukan Budi. Ardi bisa menonton Budi dan Citra yang tdk berbusana ketika tertidur sambil berpelukan mesra layaknya suami istri yang kelelahan seusai bertarung habis-habisan diranjang. Ardi hanya bisa terdiam menyaksikan kejadian itu dan akhirnya Ardi pun tertidur tanpa bisa berbuat apa-apa.

Cerita Sex: Diskusi Cinta


Namaku Ipul aq seorang mehasiswa di salah satu universitas negeri di kota Jakarta, sekarang aq semeseter tuju. Aq mau menceritakan kisah seks aq bersama kawan sekelas aq Riri namanya di thn 2007, tinggi Riri 168cm, berat badannya 49kg, dengan ukuran payudaranya kurang lebih 36b, face kalau diliat sih agak ke chinese, tapi kalau diperhatiin banget nggak, sebab bentuk matanya aja yg agak sipit serta kulit langsat. Cerita sex ini saat aq semester tiga serta dirinya kawan sekelasku.
Saat itu tugas UAS lagi numpuk-numpuknyanya, aq satu kelompok untuk menyelesaikan tugas matakuliah Ilmu Komunikasi Dasar sama dia, aq sekelompok 4 orang , aq, Riri, Dewi serta Iqbal. Rencana untuk kerja kelompok tadinya mau dirumah Dewi,. Serta nyatanya dirumah Dewi tetangganya ada yg ngadaiin 7bulanan istrinya yg sedang hamil. Kalo dirumah Iqbal jauh banget didaerah Pluit Jakarta Utara. Akhirnya alternative terdekat yaitu kost-an Riri.

Kami mengawali kerja kelompok dari jam 4 sore, lalu kurang lebih pukul 7, Iqbal wajib pulang duluan sebab kakaknya minta jemput, serta Dewi yg lagi gak bawa motor pun nebeng hingga halte transjakarta terdekat. Akhirnya sisalah tinggal aq serta Riri dikost-an.
“Pul, kalo lu mau bikin mie alias kopi, bikin sendiri yah, aq mau mandi dulu, gerah banget bray.” Ujar Riri.

Kost-annya cukup enak, kaya kontrakan, terdiri ruang tamu didepan, kamar tidur serta dapur yg berdempetan dengan kamar mandi.
“iya slow Ri, ntar kalo aq laper alias mau ngopi aq bikin sendiri. Lagian juga nanggung Bab yg lagi aq bahas udah mau berakhir” jawab aq.

Riri pun siap-siap untuk mandi, pas aq lirik, doi bawa bra warna kuning, disituy pikiran aq mulai jorok ngebayangin Riri yg seksi pake bra kuningnya tadi. Maklum, udah cukup lama ngejomblo, bukan sebab gak laku, tapi aq lagi gak mau berurusan sama ribetnya cewek. Mending jomblo, leluasa mau temenan sama siapa aja, jalan sama siapa aja. Ya gak?
Aq mentok deh ngerjain Bab yg lagi aq kerjain, mungkin gara-gara mikirin branya si Riri mulu. Lalu aq bergegas buat bikin kopi.

“Ri, gula nya lu taro mana Ri?” neriakin Riri dikamar mandi. Serta dirinya gak nyaut-nyaut pertanyaan aq. Piker aq, mungkin gak denger sebab kran airnya terlalu keras suaranya, sehingga dirinya gak denger. Aq coba buat ngetok pintu kamar mandinya, biar dirinya sadar kalo aq mau nanya gula ditaro dimana. Pas aq ketok pelan gak kedengeran juga si Riri, aq agak kencengan ngetoknya. Alhasil itu pintu malah kebuka, serta aq kaget setengah mati liat Riri lagi bugil penuh sabun.

“Ri soriii banget Riii soriiiii, aq gak niat macem-macem Ri, aq kira pintunya dikunci, niat aq Cuma ngetok, sumpah demi Tuhan Rii”. Sambil balik badan serta gak enak sama Riri
“waah kacau lu Pul, mau ngintip aq lu ya hahahahaha. Aq lupa bilang kalo pintu gak bias dikunci, belum dibenerin. Udah Pul gapapa, kan enak juga lu dapet rezeki, ngeliat aq mandi ahahahaha” canda Riri.
Seusai aq berakhir bikin kopi tanpa gula, aq duduk didepan laptop, ngebelakangin dapur yg semula menghadap dapur, aq gak enak kalo Riri ngomel nanti. Sangking paniknya, kopi tanpa gula aq minum nikmat2nya aja.

Riri keluar dari kamar mandi, pake kaos oblong putih sepaha serta boxer yg cukup pendek, wangi sabun khas banget bikin otak aq makin gak jelas, tapi disitu aq diselimutin rasa gak enak atas kejadian tadi.
“udah berakhir Pul? Gak usah panic gitu ah, kalo gak sengaja aq mah slow aja, serta juga lu gak liat lama kan? Hahaha” tanyanya sambil mengeringkan rambut.
“eehh… hahaha. Bias aja lu Ri” tanggap panic

Duduklah icah samping aq, belahan kaosnya agak turun serta keliatan deh tuh belahan payudaranya. Mulai gelisah deh ‘adek’ aq. Ditambah ngeliat boxer pendeknya Riri yg ngasih jalur mulus paha yg montok. Saat itu aq bener-bener gelisah, ngebayangin td Riri mandi serta sekarang ngeliat belah payudara Riri yg dibungkus bra kuning tadi.
“lu kenapa deh Pul, kok uring2an gitu? Tetap gak enak sama aq? Hahaha. Slow aja sih Pul.” Tembak Riri yg daritadi merhatiin tingkah aq.
Riri itu asik banget diajak ngobrolnya, kalo buat curhat serius sampe ngomongin yg agak bokep dirinya gak risih, entah udah ngerasain seks alias belum aq gak tau. Yg tentu orangnya welcome bgt sama temen yg udah deket.
“Ri aq numpang kamar mandi Ri” izin aq ke dia
“wweeey, mau ngapain lu? Onani lu yah gara2 ngebayangin aq tadi? Hahahaha. Yaudah sana gih ahahaha” timpalnya
“enak aja, gur mau kencing kali Ri. Masa segitunya amat aq, langsung pengen onani. Hahaha.” Sambil kekamar mandi.
Pas aq kencing ‘adek’ aq tetap mikirin sih Riri kayanya, mulai bangun2 gitu, ya akhirnya aq kocok dikit2 deh. Niat aq gak sampe keluar sih, Cuma ngurangin rasa tegang aq aja samping Riri. Hahaha.
Pas lagi ngehayatin tangan aq sendiri tiba2 pintu kamar mandi kebuka. “naaah looohh beneeer kan mau onani lu Pul!! Hahahaha”
“Ri tutup Ri, aq lagi cebokin adek aq juga, enak aja lu” panic sambil nutupin si dede.
“lumayan juga punya lu Pul hahaha” timpalnya sambil nutup pintu.
Duduk lah aq didepan Riri yg lagi asik ngetik tugas. Tiba2 Riri bilang ke aq yg lagi ngerokok.
“Pul, tadi sempet keluar gak peju lu? Hahaha”
“enak aja, lu emang aq onani” elak aq
“lah tadi aq liat lu lagi gosok-gosok penis lu. Hahaha. Ngaku aja sih, tetap aja kaku kaya lagi ngaceng.” Ujarnya. Dirinya emang kalo ngomong agak vulgar, tapi Cuma sama temen deketnya.
“sial lu Ri” kata aq
Tiba-tiba dirinya bisikin aq
“sini aq keluarin, biar gak nangung” ajaknya.
Kaget aq,
“hah? Apaan sih Ri” sambil malu-malu.
Dan tangan kanan Riri telah jalan-jalan dipaha aq, serta naik ke dede aq. Diremes lah dede aq dengan lembut.
“diih, malu-malu mau juga lu ujung-ujungnyanya, aq pegang diem aja haha” katanya
Gak kuat dengan tingkah Riri, aq kulum lah bibirnya, berciuman la=h kita dengan mesra. “Ri, ntar kalo cowok lu dating gimana Ri?” Tanya aq.
“”cowok aq? Hahaha, ketinggalan jaman lu, aq single keluues. Hahaha” sambil nyium aq lagi.
Gak tahan sama payudaranya akhirnya aq remas deh payudaranya. Giillaaaa, padeet abis payudaranya. Gakl puas dari luar, akhirnya aq coba masuk, serta Riri diem aja, dikasih lampu ijo nih. Serta nyatanya pentilnya udah mengeras coooy. Makin agresif lagi aq, serta Riri menikmati setiap kuluman bibir aq serta remas demi remasan dipayudaranya.
“eeehhmmmm.. aaahhh” rintih Riri disela-sela ciuman kami.
Aq angkat lah bra nya keatas, serta nyatanya icah ngelaps ciumannya. Aq sempet kaget, takut dirinya nolak aq. Nyatanya dirinya ngelaps kaosnya.
“Pul bukain beha aq yah” speechless aq luat gundukan payudaraynya, gede abis, aq bukain deh branya. Makin nafsu aq ngeliat payudaranya tanpa bukusan.
“gak salah aq manggil lu toge pasar Ri, bener-bener gede payudara lu” .berciuman kembali lah kita berdua, dengan perlahan-lahan aq nyium turun keleher, serta kepentil Riri
“aaahh, Pulll, isep terus Pul iseeep aaahhh…” pinta Riri yg mulai menikmati permainan aq.
Tangan Riri gak terima diam saja, berusaha membuka resleting jeans aq, sebab susah ada ikat pninggang aq. Akhirnya aq berdiri buat nyopot cel;ana. Serta sidede keluar dengan senyumannya.
“aiiih, manteeep banget nih Pul. Muat gak yah mulut aq?” ujar Riri.
Gimana gak kaget, Riri liat ukuran sidede 16cm diametr 3.5cm. dikulum serta kocok mesralah oleh Riri penis aq, nikmat abis kuluman bibir mungil Riri.
“eehhhmm..aaahh. enak Ri, enaaak. Aaaah”. Gak kuasa aq dibangun melayang sama Riri. Makin menjadi lah Riri ketika mendengar rintihan nafsu aq, aq pegang kepala Riri, aq teken sampe masuk semua penis aq, serta Riri gak kuat sebentar2 dikeluarin tapi tetep Riri bekerja dengan baik.
Gak terima nganggur aq, aq buka boxernya Riri, serta nyatanya dirinya gak pake kancut, langsung terkesan bulu-bulu halus di pinggir celah vaginanya. Aq mainin pake jari tengah aq, serta nyatanya Riri udah mulai becek.tiduran lah aq serta Riri aq suruh naik diatas aq, serta aq siap melahap meqinya yg legit ini. Eeemhh wangiii banget doi braaay meqinya, tertata rapi bulu2 halusnya. Makin nafsu aja aq buat memainkan nya.
“aaahhh… teruss Puulll… aaahhhhh eemmhh…. Puullllll.. aq mmmaaaa….aaauuu keeelllluuuuuuu…aaaarrr Puuuullllhh… ooohhhhh” keluarlah orgasmenya Riri yg pertama, kulahap bersih ciaran meqi wanginya Riri. Riri tetap sibuk dengan tongkat aq.
Riri bangkit dari atas aq, serta dirinya berbalik badan menghadap aq dengan posisi diats aq. Sumaph seksi semok abis Ririi. Mimpi apa aq semalem bias ngedapetin Riri.
Diarahkanlah penis aq kemeqinya.
“Pull aq udah gak kuaat Puullll, langsung aja yah Pul.” Pintanya, serta aku hanya menurut saja.
“eeemhhhhaaaaaahhhh, Puuullll, aaaah” seret seret licin, belum beradaptasi meqinya sama penis aq.
“Puullll penis lu gak muat saayaaang di meqi aq. Aaaahh”
Gak lama, bleeeesss…. Masuk semua penis aq, Riri agak sedikit mengalami perih namun menikmati. Naik turun naik turun lah Riri diatas aq.
“aaaah… Riiiiii…. eee…naaaak baaa….ngeeett meqi kalian sayaaaa….nngg.. aaaaa…aaaahhh.”
Makin lama makin cepet Riri memepercepat tempo nya
“Puullll aaaa….aaahh emmmm…ssshhh aaaaahhh. Maaaa.aaaaauuu keee…..lllluuuaaaaaar lagi aaakuu saaa….yaaaanggg.. aaaaaaaaaaahhh. Puullll aah … aah” dipeluk lah aq, Riri telah lemas diatas aq.
Aq tetap belum puas Riri diatas, sekarang gentian Riri yg dibawah aq. Aq masukin penis aq, sekarang gak sesusah awal tadi, Karen udah mulai beradaptasi meqinya dengan penis aq.
“aaaahh Pullll, kalian luar biasa bangeeet sayaaang aaaahhh, enak banget penis kamuu. Eemhh”
Saatnya aku bekerja, maju mundur, bergoyanglah payudara Riri memutar, gemes dengan payudaranya akhirnya aq pegang serta Riri makin merintih
“aaaah… eeennnaaaaakk saaa..ayaaaangg. teerrr…uusss saaaaa….ayaaaang.. aah aah aaaaaaaaaaaaahh.”
Kurang lebih 15 menit suara paha dengan pantat Riri terus berisik sebab sidede mau muntah.
“Riiii.. saaaaa..yaaaaangg, aa.kkuu.. maauuu keluuuaarrr saaayaang aah aaah. “
“aaah akuu… juuu…gaaaa. Sayaaaaaang. Aaaaaaahhh, keelluuarrrinn didaaa..leeeem ajaaaa saaaa…yaaaang. Aaah emmhhsssshhh aaaahhh….”
Penisku merasa dipijat oleh meqi Riri, serta selang berbagai detik akhirnya aq hingga dipuncaaaaakk
‘aaaaaaaaaaaaaahhh… Ririiiii… I looooooveee yooouuu.. aaaaahhhh” crrreeeeett creeeett ccreeeeeet creeeeett, empat semprotan membanjiri meqi Riri
Kami merintih bersamaan, aq terkapar disampingnya.
“makasih Pul, kalian jago banget sayaaang”
“kamu lebih mantep lagi saaayaaang, meqi kalian mantep banget sayaaang.” Ujarku.
Kami tetidur sebab kelelahan, serta pagi menyapa dengan mentari yg cerah. Kita kaget menonton jam. Lalu kita membersihkan diri berdua yg diselingi seks lagi, akhirnya kita pergi kekampus.
Semenjak itu, hubungan kita tdk jelas, tdk ada yg menyebutkan cinta, tdk pantas semacam pacaran, tapi ngeseks jalan terus.

Cerita Sex: Rejeki Nomplok Di Asrama Cewek


Perkenalkan namaku Boni, Usiaku 34 thn, aq tinggal di daerah jakarta selatan serta aq mau share cerita mengenai pengalaman sexku waktu aq tetap berumur 20 thn, ok here we goo…
Ini cerita mengenai pengalamanku waktu di asrama putri univ I*****sia ( ini juga kucing-kucingan sama penjaga asrama) sama pacar aq yang kini udah sehingga istri aq, namanya Nila, sama temenya yang bernama Rita. Serta kebetulan aq dulu tak jarang bolak blik depok-jakarta buat ngapelin Nila.

Nila serta Rita umurnya dua tahun lebih muda dari aq, serta aq dikenalin sama cewe aq ke Rita. Nila berpostur gak terlalu tinggi, badan and payudaranya juga proporsi sama badannya (34b) and nafsunya jg tinggi banget, nah kalo Rita ini nih yang bikin aq penasaran, rajin ibadah, kemana-mana pakai jilbab santun banget, islamik banget deh. Badannya sekel bohay, payudaranya(34C) hampir sama kayak cewe aq cuma kalo dirinya bulet serta kenceng banget bro. Serta ukuran P aq sendiri juga standar kok (15-16cm).
Cerita ML – Sebuahhari aq ada plan mau ngapelin cewe aq pas weekend, kebeneran anak-anak asrama udah pada libur sehingga pada balik kampung, nah sehingga peluang deh, Nila ngajak aq ke kamarnya dirinya di asrama putri buat nginep bangsa 3 harian. Nah yang bikin kaget, kami pikir asrama udah kosong bro, taunya si Rita tadi belom pulang kampung, serta kata Nila juga dirinya gak keliatan keluar seharian tadi. (buat lebih lanjut aq tulis per karakternya aja).

Nila (N) : beb, aku lagi kepengen deh, .
Boni (aq): Kepengen apa sayang? ML? hihihi, di asrama loh, mana boleh..
N : Ahhh.. udah gapapa, aku udah gatel dari tadi pengen kalian genjotin tau huhf..
Aq: Omg.. hahaha , oke oke . tapi aman ga nih sayang?
N: Amaaaannnnn suer , kan udah pada balik sayang.
Aq: oke.. yuk ke kasur beb,. *sambil ngeremes payudara nya
N : Auuh.. sayanggg. Udah tau aku udah on gini malah keras kepala . cepet pliss.
Aq: Iya iya bawelll.. heheheh., *sekejap langsung aq telanjangin doi saking ikut nafsunya
Langsung aq remes remes payudara doi n jilat-jilat puting coklatnya.
Aq: aemmhh,., beby.. aku mau nyusu boleh ya?

N: Iya sayang nihh langsung aja isepin sepuas kamuhh ..*nyodorin
Liat dirinya udah ngasih lampu hijau langsung aq isep-isep ganas sampe dirinya nggelinjang-gelinjang keenakan.. –
N: usshhhhh beby enak bangettt.. uhhhhkk yesss kalian pinter banget nyusunya.. auhhkk remesin yang kanan beby .. Aku mau k0ntolmu sayang,, biar aku sepongin sinihh,,,
Tanpa babibu serta aq juga tetap asik nenen sama doi dirinya langsung lucutin celana aq ampe tanpa sehelai benangpun
N: wow honey.. udah panjang gini sih hihihi,, baru juga nenenin aku..*ngocok-ngocok pelan
Aq: ahhh good beby… keep it like it…kocokin ampe max yah sayang…

Tiba-tiba doi langsung nypongin ****** aq dalem-dalem.. dirinya jilat trus dari ujung ampe pangkal . nikmat banget.
Aq: Omaigaatt! Beby!! Ahhhhhsss… kalian nafsu banget sih ngisepnya .. uhhh…..
N: Sorry beby aku udah gak tahaann.. *ngocok-ngocok tambah cepet
Aq: ah ah ah… no beby stoppp itttttt… please…. I cant hold itttt – Sebisa mungkin tetap aq tahan-tahan.
…… Tiba-tiba pas lagi hot hotnya di dalem kamar.. Nyatanya ada sepasang mata yang ngintipin kami dari tadi sambil ngrangsang sendiri.. Rita..
Rita (R): mmm…. Nila…
Seketika itu juga cewe aq kaget setengah mati.

N : RITA!!! Ngg…. Ng.. kok kalian d..di.disini??? aku pkir kamu,… kalian pulang k.kkampung ??
R: Ngg… tetap 2 hari lagi Nil, kebeneran tadi baru mau cuci piring di belakang, tapi pas lewat kamarmu kok denger suara ndesah-ndesah gitu. Dengan nada tetap tergagap dirinya bengong liatin ****** aq yang hampir maksimum.
N: Mm… duhh.. Rita… kenapa gak ke kamarku dari tadi?? Duhhh,,, kalian denger kami dari awal?? Ngintipin kami juga??…
R : mmm. Iya Nil… semuanya.. kayaknya kalian enak banget deh …
N: heheheh… sorii Rita, aku emang bandel,.,, nafsuku tinggi banget sampe berani kayak gini..please jangan kasih tau ke kepala asrama or anybody yahhh?? Pleaseeee??
R : Tenang aja Nil,,, rahasia aman kok.. tapi aku boleh liatin kalian di sini kan??
N: mmmh.. boleh deh.. mau gabung juga boleh heheheh…
A: Iya gabung aja Rita.. * nada ngarep.
R: mmmh aku nonton dulu aja deh hehehehe….* padahal dalem hatinya dirinya juga udah horny liatin ****** aq .
N: hehehe.. oke deh.,.. yuk sayang lanjutin.. wahwah k0ntolmu tetap tegak berdiri nih.. hihihi.
Kembali si Nila ngocok-ngocok k0ntol aq sampe bener-bener maksimum, aq sendiri udah panas dingin rasanya nahan rangsangan .. doi pinter banget nyepongin nya..

A: ssshh.. ya ampun beby…. Kalo gini caranya aku muncrat duluan deh.. tapiii aku beneran keenakan honey *sambil remes-remes payudara Nila yang keliatan makin ngembang aja dari tadi
N: Sllllrppp.. ssspphhh… how is it like baby?? Sssshhhppp sluurppp emhhhh…… *goyang-goyangin k0ntol – beb… udah keras banget nihhh … entotan aja yuk pliss… doggy in aku ya ..
A: ahhh…shhhsh.. bentar lagi sayang … isepin yang dalem plis sambil jilatin ujungnya…. U’re so hot,,,
…. Rita gak dapat nahan gejolak rangsangan yang ada di depan matanya… walhasil dirinya pun malah ngeremes-ngeremes payudara dirinya sendiri . Mmmmh,,, uuhhh,…yessshh … mmhh.. mhh,
N; hihihi liat tuh beb,, Rita malah horni… sini lah ikutan aja Rita, nih kerjain ****** pacarku. Kalian kan alim banget sama beginian.
R: errhh,,, aku ga tahan Nil,, ****** cowokmu gede banget, aku jadi…. Mmhh,.. sehingga … kepengen…
N: kepengen apa?? Hihihi
R: Ya… mmhh…duhh,, anu… ya itu,,,, di….
A: Sini Rita sayang… sini sama aku ..*dengan senyum mengembang – dirinya pun tersipu-sipu menontonku –
R: mmm,,hh sori ya Bonn,, aku.. bener-bener gak tahan liat …itu mu.,,mhh. gede banget…
A; Iya ngerti kok… sinih pegang ajah .. do ur best Rita, beby.. ijin dipinjem Rita dulu ya??
N: I see babby,,,, sok atuh,,,sini Rita .. mumpung tetap tegak
… Dengan malu-malu Rita pun beranjak dari kursi serta mendekat kearah ku di tempat tidur. Dirinya pun tersenyum malu-malu menontonku.
A: Kiss me Rita saayangg…
R: mhh,,, come here sayang…
– Serta kami pun berciuman serta bergumul dengan panas nya.. Nila pun tidak tinggal diam menonton kami.. dirinya merangsang puting susu nya yang sedari tadi telahmencuat tegang ku jilati.
R: mmmssshhh… Boonnn,, muaaachhh emhssh…,, aku mau pegang k0ntolmu sayang ,,, – tanpa sadar omongannya pun mula vulgar.
A: U have it baby… come on… suck it.. aku buka bajumu boleh… – Dalem hati aku bergairah serta bahagia sekali.. akhirnya aku dapat menonton Rita bugil di depan mataku bulat-bulat.
R: bentar sayang… – Dirinya pun segera melucuti baju serta celananya hingga tidak ada sehelai benangpun yang menempel, hanya tersisa jilbabnya saja..sunggu sensasi menarik menggauli perempuan alim yang telanjang bulat dengan hanya bersisa jilbab….- Mhh.. ahhh.. udah nih… touch my breast.. do you like it?
A: Woww.. gede banget si Rita. Aku udah ser serran dari waktu aku liat kalian pertama kali. *sambil meraba lembut payudara Rita* ..uuuhhh.. kenyel banget Rita.. putih lagi… kalian makan apa sih??? Hehehehe
R: Ahh kalian serta dapat aja.. makan nasi lahhh …nikmatin aja sayang, iya aku tau kalian juga suka curi-curi pandang ke payudara ku kan, mentang-mentang tahap yang paling mancung hehehe…
A: uuuhhh….. come hereee… – langsung aku lahap putting coklatnya yang rada besar menantang , aku jilat-jilat seluruh tahap susunya hingga dirinya melenguh keenakan serta menggerinjal-gerinjal.
R: uuurrhhhh… ya ampun … aku belom sempat diginiiinnhhh Bonnn,, ouuwhhh… enak bangetth sihh…, yessss honeyhh suckkk it…. Isep semampumu Bonnn… aku pasrahh.. ssshhh ahhhhwsss
…. Kuremas remas ganas payudara bulatnya hingga dirinya bener-bener merem melek-
R: oooouuuuhh Booonnhhh.. susuku kalian apainnnh sihh?? … goddd…. ..enakhh enakhh enakhhh – Rita terus melambung kegilaan –
N: uuuhhh.. udah sayangg.. hajar ajaah… udah banjir tuh meqinya,, hihihi… entot aja duluan sayang aku akhir-akhir….
R: ahhhssshh kalian baik banget Nil.. aku pinjem cowokmu yahhh… come on Boonnhhh fuck me please.. nowwwhh uhhhhssh
Aq: hihih dasar.. Sini kalian dibawah ..… kami misionarisan aja..biar kalian puas nikmatinnya
R: mmhhhh… terserah sayang… meqiku gatel banget.. cepethhh..
.. Saking horny nya aku pun langsung memanaskan k0ntolku yang udah bener-bener maksimum,,
Aq: isepin bentar sayang.. biar basahnya mantepp. – tanpa tidak sedikit berpikir Rita langsung melahap penuh-penuh batang k0ntol ku hingga pangkalnya, tidak kusangka mulutnya dapat lumayan mengulum k0ntolku sekaligus.
Aq: arrrrhhhhhhhhh gooddd… gila kalian Ritaaa… BJ mu kok expert banget sihhh… mmmhhhsssh. Udah udah cukup.. tar aku malah muncrat lagi hehehehe..
.. Rita pun langsung reflek membuka pahanya selebar mungkin , serta langsung kuhujam kan batang k0ntolku masuk kedalam meqinya,nyaris tanpa halangan sebab cairan meqinya telah membanjir, serta seketika itu juga selaput daranya robek, tapi anehnya dirinya tidak merasakan sakit sedikitpun.
R: oooooooouuughhhhh Boniii… aku… hhh….dimasukinnn…ooohh oohh.. Boonhhh… k0ntolmuhhh… gdeehh.. bangethhhhh.. come on…. Keep fuckin me…. Genjot aku sayanghh.,,,,
Aq: As you wish honey….. – Langsung aku genjot perlahan …. Serta baru berbagai kali genjotan , Rita telah memperoleh orgasme nya yang pertama.
R: auuuhhhssssh akuhhh keluar Bonnhhh.,.. oohh ookkhh…
Aq: kok cepet banget Rita?? …. Anget banget lagi…
R: Aku kan baru dientotin ama cowo kali Bonnhh.. makanya cepet.. come on.. aku dapat berkali-kali keluar nih kalo gini,,,.. lanjut aja Bonnhh.. ouuhh geli bangethh
Tiba-tiba Nila nyolek aku…
N: sayang ,, jatahmu sama aku tar malem aja gimana?? Rita kayaknya keenakan banget tuh.. aku tinggal belanja aja gimana??
Aq: *Dengan posisi tetap terengah engah mengerjai Rita aku menjawab, ouhghh,, gakhpapah yanggh?? Thanks banget loh yaa kalo emangg … uhh,, kalian gapapa….ahhhhkk
N: Iyyaaaa hehe gapapa kok… kami kan tetap tidak sedikit ronde kelak malem ,. Lalu ia mengedipkan sebelah matanya ke arahku sambil menggunakan bajunya lagi.. dadah sayanggg, muaachhh
Aq: Muaaaachhh sayanggghhh.. atihh atih yahh,, mhhh,,
… Nila pun beranjak keluar tidak lupa mengunci pintu kamar, serta aku pun melanjutkan “perangku” tanpa terganggu lagi.
R: uuuuhhhh.. Nila baik bangettt Boonnn.. kalian beruntungghhh banget punya pacar kayak gitu,,,,, uuhhhh Boonnnn im cumming agaiinnhhhh aaaahhhhh..
Aq: Aduuhh banjir lagi deh dasar…. Aku aja tetap setengah jalan lagi nih.,… *sambil meremas-remas payudara Rita yang bergoyang-goyang di depanku,, pemandangan menggiurkan yang tidak dapat ku tahan,,
R: uuuushhhhh aku beneran keenakan Bonnhh.. sori bangethh.. mana k0ntolmu gede banget ginihh.. aku nya juga baru pertama kali di entot cowo…. Uuhhshhh
.. Langsung kupercepat maju mundur k0ntolku… serta kurasa aku pun juga hampir mencapai puncaknya.. K0ntolku mulai kedut-kedut.. Sungguh empotan meqi Rita yang sangatlah sempit bikin nafsuku gak kunjung reda.
Aq: Ritaaaa.. Im cumming nih kayaknya,,,, keluarin dimanah?
R: Outside honeyhh.. aku lagi suburr.,, Di muka ku aja… .. everywhere dehh,,, uuhh uhhh uhhh …damnn!! Akuhhh.. akuhhh mau keluar lagiihhh.,, aahwh,..
Aq; bareng sayanghh,, Barenghh,,, uuh uuh uhhh uhh uh *Kuremas-remas ganas kedua payudaranya yang berguncang-guncang indah
R: Arrrrhhh I cant hold ittt… iiimm… cooomminghhh,,,, uuuuhhhh ahhhhhhh….aahhhhhh
Aq: Me toooohh sayanggghh,,, uuhh ahha ahhh * Langsung kucabut k0ntolku serta memasukkannya ke mulut Rita yang sedang menganga lebar menikmati orgasme nya…- aahhhh ohhh ohh ohhhh ohhhh Ritaaaaa…..
R: Heeghhh…*Dengan mulut tersumpal Rita bilang, Shemgprogh enghh benyegh seyenghh (* yang tidak sedikit sayang)
..Ku*kan tidak sedikit-tidak sedikit lahar putihku kedalam mulutnya,, saking tidak sedikitnya hingga berceceran keluar, ia pun langsung tanggap menjilati sperma ku yang berceceran keluar mulutnya, sungguh tidak kusangka dirinya expert mesikipun reflek.
R: Mhhh sllprpp mhh…. asinnn Bonn hihihi,,, tapi gpapa.. segerr… *Sambil tetap menjilati k0ntolku yang mulai mengecil…- hihihi dedeknya ngecil, lutu dehh,
Aq: Huuu.. gimana do you like it??
R: I nyaman it so much honey,,, Mantep banget k0ntolmu,, boleh ga lain kali aku minta lagi?
Aq: mmm… boleh aja sih.. cuman tar aku ijin dulu dong sama Nila.
R: No problem,,, huufhhh lega banget ampe kalah 3 ronde aku heheheh.. Udah lega juga kan liat aku bugil gini??
Aq: udah sih tapi belom puas heheheh.. payudara mu gede banget sih Rita.. dapat-bisa aku ngaceng lagi kalo megang,,
R: hhhuuu kalian mah muji mulu,, ya ga tau emang gede dari sananya kok … aku aja kalo tidur ga sempat pake baju.. Cuma selimutan doing,,
Aq: hah? Masa…. Dasar kalian keras kepala ya nyatanya….
R: hehehe.. gitu duehhh… Coba pegang susuku,, ngaceng lagi ga..
Aq: mm.. * Langsung kupegang serta seketika k0ntolku mulai memanjang lagi..
R: uwaww.. beneran ya nyatanya hihihi… langsung segede inih * Dirinya meraba-raba k0ntolku yang mulai mengeras.
Aq: Kan aku bilang Rita. Kalian terlalu merangsang,, walau Nila juga, tapi kan aku hamper tiap hari liat dirinya bugil heheheh…gimana coba nih?? Tanggung jawab ahh,,,
R: hihihi.. Tanggung jwab?? Bolehh.. putaran kedua nih??? Betah banget kamu,,
Aq: ah berisik… sini kamuuu….
R: aaaahhh…Boniiii,,,,,
……. Serta pergumulan kami pun berlanjut hingga Nila pulang malamnya seusai belanja, .Sampai umurku 25 aku tetap melanjutkan hubunganku dengan Rita dengan sepengetahuan Nila. Sekian dulu ya brother pengalaman aq

Kategori

Kategori